CATATAN KECIL TENTANG HUJAN
takpernah habis menapaki jejek pada risalah yang bernama hujan
Minggu, 10 Mei 2015
Sabtu, 12 Maret 2011
SERIBU KUNANG KUNANG DALAM JAGAD HATIMU
seribu kunang kunag dimanhattan, kata oemar kayam
seribu kunang kunang juga hinggap dijakarta ,kata tjoko pinurbo
lalu dimana aku
aku adalah satu kerlip diantara kerlap kerlip cahaya kunang kunang akan bermigrasi ?
oh ya..aku akan tinggal di sudut kota hatimu yang senantiasa riuh redam oleh debum cekikikik perempuan genit!?
busyet
seribu kunang kunang mati tersengat sorot matamu
laroenk soekma
march 2011
Sabtu, 01 Januari 2011
ujung desember
ujung desember yang enggan kulepas
ujung tahun yang amat manis
bayang-bayang ketakutan akan keterpurukan yang baru,
nyata menendangku kesudut yang paling gelap
barang kali aku telah kehilangan seseatu yang tak pernah aku miliki
ujung desember yang gelisah memaku dalam gelisah yang indah
meninggalkan hujan
angin desember
harumya aroma hujan
dialektika beku memulai hari dengan hitungan ke nol
ayo masuk kedalam
diluar udara semakin menggigil
segala yang tertuang akan kembali keasal
segeranya aku mesti memasuki ruang sunyiku
maaf ya hujanku
aku belum sempat merindukanmu
Sabtu, 18 September 2010
Jumat, 17 September 2010
sesuatu yang sedang lalu lalang mengakrabi sunyi
Gubahan tembang sunyi tak lagi menggema
seperti waktu sebelumnya..
meski selirih hembus angin malam..
kerinduan akan sunyi itu,
mendesis lunglai melewati pukul nol..
jadi, dimana si sunyi sedang bersembunyi ?
menanti sunyinya hujan
ia,yang sedang menyandar pada dinding rumah hujan..
merasakan sisa beku pada rembesan tembok yang berpori..
ia masih menanti sunyi...
agar bisa didengarnya lagi,nyanyian hujan yang merdu ..
kemudian ia seka buram, pada jendela kaca..
agar bisa dilihatnya tarian hujan yang gemulai ..
lalu gerimispun luruh sepanjang jam malam..
hingga rambutnya yang panjang lepas dan meriap,
kesebagian wajahnya yang ternyata sdh ada kubangan gerimis
atau bahkan hujan di sana.....
Kamis, 16 September 2010
Langganan:
Postingan (Atom)