angin desember
harumya aroma hujan
dialektika beku memulai hari dengan hitungan ke nol
ayo masuk kedalam
diluar udara semakin menggigil
segala yang tertuang akan kembali keasal
segeranya aku mesti memasuki ruang sunyiku
maaf ya hujanku
aku belum sempat merindukanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar